Tuesday, February 10, 2015

Mari Lihat Busi Motor Anda

Lihat Busi Motor Anda

Busi, diambil dari kosakata bahasa Belanda yaitu bougie. Bermakna pemantik pada mesin bensin. Bila pada mesin diesel disebut busi pemanas, khusus mesin generasi lawas untuk memanaskan ruang bakar mesin diesel. Listrik tegangan tinggi hasil dari induksi arus listrik yang masuk diteruskan olah busi untuk memantik bahan bakar yang sudah dimampatkan dengan udara di ruang bakar oleh piston/ seher (bahasa Belanda: Zuiger).
Busi yang dalam kondisi normal dalam siklus pembakaran ruang bakar mesin bensin berwarna kecoklatan. Hal ini disebabkan oleh campuran bahan bakar yang sempurna dengan udara dan didukung oleh loncatan bunga api listrik yang cukup dari busi. Dengan kondisi seperti ini, tenaga mesin menjadi bagus. Stasioner/ putaran idle mesin juga bagus. Saat menghidupkan mesin juga mudah. Busi bisa berumur panjang.
Namun apabila busi dalam keadaan kotor dan berkerak, menandakan ada kebocoran oli yang masuk ke ruang bakar mesin. Hal ini salah satunya bisa disebabkan oleh seher/ piston atau ring seher yang sudah melebihi batas keausan. Sehingga saat campuran bahan bakar dimampatkan oleh seher/ piston terdapat oli mesin. Hal ini tidak baik bila terjadi pada mesin bensin 4 tak/l langkah. Karena oli mesin 4 tak tidak dirancang untuk terbakar. Bila oli mesin ikut terbakar, hal ini dapat menimbulkan kerak hitam yang dapat mengganggu kemampuan busi untuk memantik loncatan api listrik dalam tegangan yang cukup. Akibatnya tenaga mesin menjadi lemah, tarikan berat, mesin sulit di hidupkan/ distarter. Dapat juga mengakibatkan bensin lebih boros, karena secara insting pengendara akan lebih memacu mesin padahal sedang terjadi ketidaknormalan pada busi.
Lain hal pada mesin 2 tak/ langka, maka dari itu kebanyakan mesin 2 tak mengeluarkan asap kebiru-biruan. Meskipun sudah ada inovasi dari pabrikan oli untuk mengurangi asap. Pada mesin 2 tak, bila oli mesin yang dicampurkan pada bahan bakar terlalu banyak juga dapat menyebabkan busi berkerak.
Jadi, kejadian pada busi yang berkerak pada mesin 4 tak maupun 2 tak hampir mirip penyebabnya. Yaitu oli mesin yang terlalu banyak. Begitu juga bila bensin yang terlalu banyak, akan menyebabkan busi hitam berjelaga. Hal ini sama dengan bensin yang boros. Tenaga mesin kurang, mesin cepet panas dan putaran idle mesin tidak bagus.
Sebaliknya, bila bensin yang kurang maka busi akan berwarna putih. Akibatnya tenaga mesin kurang, mesin cepat panas, putaran idel tidak bagus dan menghidupkan mesin jadi sulit.
Demikian bahasan soal busi, semoga bermanfaat.

Surat Terbuka

Surat Terbuka: Permintaan Maaf

Pernyataan terbuka
Kepada yth
Bapak2 yang berbaju koko abu2 naik motor mio soul.
Secara pribadi saya mohon maaf atas ketidaknyamanan yang bapak alami di ATM pom bengsin tadi sore.
Bukan maksud saya untuk begitu dan semua diluar kendali saya.
Mohon maaf saya pergi sebelum bisa menjelaskan apapun.
Saya pun juga merasakan ketidaknyamaman akibat perbuatan yang sy tak sengaja tsb.
Semoga anda selalu sehat dan lancar rejeki.
Ttd
Saya.
‪#‎ngentut‬ hebat ning ATM

Cerita di atas adalah hal konyol yang di lakukan temen saya, sebagai joke dan hiburan di tengah kerja.

Tips Bugar

Tips Bugar

Beberapa waktu lalu saya mencoba untuk mengencangkan otot-otot tubuh yang sudah kendor. Saya ingin tubuh saya kembali seperti waktu saya mengikuti latihan pencak silat dengan latihan yang berat. Waktu itu saya menyebut pelatih/ guru saya "beladiri freak". Karena konon sedari kecil sudah hoby dengan beladiri. Beliau mendalami beladiri murni, bukan yang buat pertandingan. Jadi beberapa trik yang diajarkan adalah trik yang mematikan. Dengan sasaran mata, hidung, dagu, dada, kemaluan dan mematahkan leher maupun tulang. Latihannya pun dimulai dengan lari-lari kecil, senam, sprint dan olahraga beban tubuh seperti sit up dan push up. Ditambah beberapa latihan beban tertentu dengan sedikit improvisasi dan juga peregangan. Selama kurang lebih 4 tahun, tak terasa tubuh saya menjadi kekar dan daya tahan tubuh yang bagus. Setelah itu saya tidak aktif lagi dan tubuh pun menjadi kendor ototnya. Perut juga jadi buncit. 
Pada suatu hari saya iseng-iseng menemukan twit salah satu akun fitness tentang tips kebugaran harian. Sekali saya mencoba satu set, tubuh pun jadi pegal-pegal ditambah cuaca yang tidak bagus saya malah jadi demam beberapa hari. Namun saya yakin, ini hanya reaksi tubuh sementara. Bila saja rutin melakukan tips ini saya yakin tubuh menjadi bugar.
Berikut saya deskripsikan gerakan-gerakannya:
  1. Burpress: berdiri tegak, duduk jongkok dengan telapak tangan menyentuh lantai dan tiba-tiba mendorong kaki kebelakang menjadi posisi push up kemudian langsung berdiri. Ini disebut satu hitungan. Kerjakan gerakan ini 10 kali.
  2. Push Up: saya kira sudah banyak yang paham, boleh saja memakai variasi push up yang ada. Kerjakan 15x.
  3. Mountain Climbers: ambil posisi sebagaimana push up, tarik salah satu lutut kaki ke depan di antara 2 tangan dan lakukan bergantian dengan kaki satunya. Kerjakan 20x
  4. Bicycle Crunch: gerakan mirip sit up pada umumnya, namun hanya menarik lutut ke depan dada. Kerjakan 30 kali.
  5. Plank: gerakan mirip posisi push up, hanya saja tubuh bertumpu pada kedua siku tangan. Kerjakan selama 45 menit.
Gerakan-gerakan di atas dirangkum dalam satu set. Jadi satu set sama dengan burpress 10x + push up 15x + mountain climbers 20x + bicycle crunch 30x + plank 45 menit.
Untuk pemula dimulai dengan 3 set, menengah 4-5 set, dan tingkat lebih 6 set. Namun hal ini tidak mengikat, kerjakan menurut kemampuan tubuh masing-masing. Sedikit demi sedikit tingkatkan level latihan anda.

Demikin tulisan ini semoga bermanfaat.

Monday, February 9, 2015

Tips Menyetel Rantai Sepeda Motor

Tips Menyetel Rantai Sepeda Motor

Motor saya sudah beberapa lama tidak masuk bengkel buat servis. Soalnya saya paling males ke bengkel, kecuali ke rumah temen yang tidak saya ragukan keahliannya soal reparasi motor. Itu aja dia di luar Jakarta, saya sendiri perantauan. Untuk hal-hal ringan saya kerjakan sendiri.
Berikut saya jabarkan tips mengencangkan/ menyetel ketegangan rantai sepeda motor.
  1. Siapkan kunci inggris, ini saja sebenarnya cukup. Boleh juga sediakan kunci buat jaga-jaga kalo mur as roda belakang ngadat, hal semacam ini perlu kunci kontra. Biasanya kunci 17/19
  2. Tempatkan motor di tempat yang rata dan ruang yang cukup longgar.
  3. Kendorkan mur as roda belakang melawan putaran jam(counterclockwise). Bila as roda ikut muter, pakailah kunci 17/19 untuk mencegahnya (sebagai kunci kontra). Hal ini biasanya disebabkan alur ulir as roda yang kotor atau karat. Karat bisa dihilangkan dengan cairan tertentu (WD-400).
  4. Setelah mur as roda kendor, tarik as roda belakang ke arah belakang dengan memutar mur penarik as roda. Biasanya ini pake kunci 10, kunci inggris juga bisa. Samakan kedua sisi.
  5. Sambil menarik as roda, cek ketegangan rantai kira-kira 2 cm di titik tengah rantai bagian bawah. Carilah titik paling kendor dengan memutar roda belakang. Karena kadang-kadang terjadi perbedaan tegangan rantai. Hal ini terjadi disebabkan perbedaan tingkat keausan, baik pada rantai maupun kedua gear (depan & belakang)
  6. Setelah tegangan rantai ideal tercapai, kencangkan mur as roda belakang. Terlebih dahulu putar roda belakang dengan tangan sekuat-kuatnya, dan injak dengan cepat pedal rem belakang. Lakukan ini kurang lebih 3x. Segera kencangkan mur as roda belakang dengan tetap menginjak pedal rem belakang. Hal ini dilakukan untuk mencegah bearing/ laker roda belakang terhimpit dalam posisi yang tidak tepat dan juga mencegah tromol belakang dari keausan yang tidak merata.
Demikian tips ringan dari saya, cukup sediakan kunci inggris saja. Pada kasus lain boleh juga disediakan kunci 10, kunci 17/19. Anda bisa mengerjakan sendiri dirumah, jangan lupa cuci tangan pake sabun wangi.

Kenangan Konyol dengan CB100

Kenangan Konyol dengan CB100

Selamat Pagi Semua...
Hari ini, saya harap kita semua tetap dalam kesemangatan untuk kita sendiri dan orang yang kita sayangi...
Saya ingin berbagi cerita lucu dan mungkin konyol soal motor tua saya, yaitu Honda CB100 tahun 1976. Ets, jangan salah biarpun cuma motor tua tetep saya bangga. Karena itu belinya pakai duit saya sendiri. Biar kata ngutang... Hehehe...
Singkat cerita, saat itu saya dan adik saya boncengan dari tempat mbah di barat kota Jogja. Sampailah di lampu merah Demangan. Di saat nunggu lampu ijo nyala, eh tahu-tahu mesin mati... Ya biasalah namanya juga motor tua. Mengetahui itu, spontan adik saya turun dari jok  motor (dia sudah paham ritual gitu... hahahaha). Menjelang lampu ijo nyala, mesin motor bisa nyala setelah digenjot 2-3 kali. Lampu ijo nyala, saya langsung aja jalan whuss.... Lama-lama saya merasa aneh saat naik motor, kok kaya ada yang kurang. Saya tengok kebelakang, ternyata jok belakang kosong. Nyadar, saya langsung istighfar... "Astaghfirulloh, lah endi adiku..." Saya langsung menepi mau sms dia. Kalo ga salah sudah jalan 300an meter, di depan ex-Saphir Square. Buka-buka hp nokia butut dengan antenanya, ternyata adik saya sms.. "Aku ngebis wae..." Ya Alloh, kok bisa gini to... Saya bales.. "Yo wis nek ngunu..."
Setelah itu saya lanjut naik motor ke tempat kerja. Aku pikir-pikir, ternyata saat mesin motor mati dan saat aku mau genjot mesin adik saya turun dan saya ga tahu...
Kadang senyum-senyum sendiri kalo ingat peristiwa itu...
I miss U Honda CB100 1976 merahku... Kini motor itu sudah saya lego beberapa tahun lalu dan saya selingkuh berpaling ke (lagi-lagi) motor tua Honda C-70 1979 tetep warna merah. Sedikit bore up ke 110cc hasil kreasi sohib...
Warm greeting to my beloved sister...
Gitu dulu ceritanya, kalau inget lagi cerita yang lain saya tulis lagi...

Perlukah Servis Rutin?

Perlukah Servis Rutin?

Selamat Siang...
Jaman sekarang seiring dengan pertumbuhan ekonomi negara kita dan tumbuhnya industri keuangan, dalam hal ini industri pembiayaan (leasing) dan juga perkreditan. Industri otomotif sepeda motor juga tumbuh pesat. Menjamurnya dealer-dealer sepeda motor,  skala kecil (rumahan) ataupun besar. Mulai sepeda motor baru maupun bekas. Masyarakat yang menginginkan kepemilikan sepeda motor menjadi mudah. Cukup dengan membayar uang muka sejumlah tertentu, sudah bisa mendapat sepeda motor baru atau bekas. Tentu dengan membayar cicilannya.
Sepeda motor membutuhkan perawatan untuk menjaga performa serta ketahanan/ keawetan sepeda motor dan juga keselamatan pengendara. Namun, hal ini tentu membutuhkan biaya-biaya baik jasa service maupun spare part yang kadang cukup mencengangkan. Dan terkadang memberatkan. Bagi pemilik yang punya kemampuan ekonomi cukup tentu bukan hal yang berat, namun bagi pemilik dengan kemampuan ekonomi pas-pasan (pas buat nyicil dan makan) akan memberatkan.
Sebagai orang yang pernah berkecimpung di dunia perbengkelan sepeda motor, saya menilai service rutin sepeda motor secara rutin bukan hal yang mendesak. Dengan catatan bila kondisi keuangan yang kurang mendukung. Namun bila hal ini sudah menyangkut hal-hal safety atau keselamatan, service harus segera dilakukan.
Biasanya yang aspek yang cukup penting bila sepeda motor dipakai rutin dalam mobilitas keseharian sebagai transportasi ke kantor, pasar, sekolah dan sarana kerja ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
  • Umur dan jumlah Oli Mesin

Umur dan jumlah oli mesin ini hal yang sangat penting terutama sepeda motor dengan mesin 4tak, jangan sampai melewati batas minimal yang dapat dicek dengan membuka stik tutup lubang oli dengan melihat ujung stik dan juga jarak tempuh oli. Bila perpindahan persnelling atau gigi sudah teras alot atau sulit terutama saat berhenti, sudah waktunya merencakanan waktu ganti oli.
Untuk mesin 2 tak, cukup diperhatikan jumlahnya saja. Jangan sama
  • Instrumen Penerangan

Lampu penerangan sangat penting terutama saat gelap, entah karena mendung pekat ataupun malam. Lampu utama (depan) maupun lampu belakang (lampu rem dan lampu penanda) berfungsi sebagai penanda untuk pengendara lain dan juga membantu pengendara dalam memilih jalan. Bila lampu depan mati, hal ini akan menyulitkan pengendara dijalan maupun pengendara lain yang berlawanan arah. Bila lampu belakang mati (lampu rem dan lampu penanda), hal ini akan mengganggu kenyamanan pengendara yang ada di belakang. Bisa saja kita ditabrak dari belakang, gara-gara lampu belakang yang mati. Padahal kita sudah hati-hati dijalan.
Lampu sign untuk belok tidak saya masukkan, karena bisa diganti dengan isyarat tangan ( tidak dianjurkan sih....). Kecuali karena pertimbangan hukum, takut kena tilang misalnya...
  • Rem

Rem menjadi sangat krusial, penting saat sepeda motor sudah melaju. Sebelum mengendarai pastikan rem benar-benar bisa berfungsi. Karena kita tidak bisa mengandalkan engine break yang tidak seberapa kemampuannya dalam menghentikan laju sepeda motor.
  • Set Gir dan Rantai


Yang perlu diperhatikan adalah pelumasan rantai gir. Rantai perlu pelumasan yang cukup, jangan over. Kalau terlalu banyak hanya akan mengotori sepeda motor. Gir depan maupun belakang yang perlu diperhatikan adalah bentuk-bentuk profil gir. Kalau sudah menajam atau bentuk yang asimetris, sudah waktunya merencanakan penggantian.
Kalo anda bukan termasuk orang yang suka komplen, misalnya risih dengan suara rantai mesin/cam chain maupun suara klep maka 4 hal penting diatas perlu kita perhatikan dalam merawat sepeda motor. Ujung-ujungnya servis rutin dapat kita tekan biayanya.
Tapi, kalau anda mementingkan performa mesin dianjurkan untuk servis rutin. Biasanya ganti oli, fungsi penerangan, fungsi panel indikator, lampu sign, aki, tekanan ban setelan klep dan performa mesin. Untuk motor dengan pendinginan khusus ada tambahan pemeriksaan fungsi pendinginan, pendingin oli maupun pendingin mesin.
Sekian artikel saya kali ini, saya hanya membagi pendapat dan pengalaman saya saja.

Cerita Menggoreng Ikan Salem


Selamat pagi menjelang siang, kali ini saya mau share pengalaman memasak saya. Biasanya kami (saya dan istri) g banyak rencana soal memasak. Apa yang ada di moll, begitu saya menyebut yang padahal wujudnya warung atau lapak di pingir jalan dengan atap asbes dan konstruksi seadanya ide-ide memasak langsung muncul. Seperti 2 hari yang lalu, kami lihat ikan di moll itu. Ga tahu kenapa istri milih ikan tersebut. Kalo sekilas mirip ikan tongkol, karena bulet kayak ikan tongkol goreng di warung masakan padang.
Saya bilang sama "asisten" si abang penjual, "mbak ini ikan apa?" dijawab "ini ikan salem mas...". Saya minta sekalian di potong-potong sekalian jadi 4 bagian. Setelah milih-milih bumbu, ga lupa cabe sekalian beli. Karena ini mantabnya...
Sampe rumah (kontrakan) saya istirahat dulu, tidur-tiduran. Karena sebelumnya saya memeriksakan istri yang hamil ke sebuah klinik, jadi ya capek banget.
Badan udah lumayan, langsung ngambil plastik isi potongan ikan dan dicuci sampe bersih. Istri nyiapin bumbunya, ada bawang putih, bawang merah dan "pemain utama" yaitu cabe merah keriting dan cabe rawit... heheheh... Sementara saya menggoreng ikan salem. Malem-malem menggoreng ikan itu sesuatu banget. Suaranya yang nyaring bikin ilfil, "srang sreng" berisik. Jadi gak enak sama tetangga. Oh iya, ikan salem tadi digoreng sampe kering tapi jangan gosong. Kali ini kita butuh minyak yang lumayan banyak. Sedikit tips, siapin tutup panci atau tutup ember buat sistem pertahanan. Karena bakal ada cipratan minyak ke tubuh kita. Kalo pernah liat tukang pecel lele lagi menggoreng, ya kira-kira kaya gitulah. Hati-hati kalau membalik ikannya saat menggoreng, bisa hancur tuh. Menurut pengamatan sih, tanda matengnya ikan salem itu kalo udah ada ledakan-ledakan kecil. Menandakan kalo daging ikanudah pisah dari duri.
Tugas saya adalah ngulek itu bumbu, soalnya istri lagi sensi banget soal bau-bauan dengan kondisinya yang lagi hamil, ga tahan sama bawang putih. Setelah bumbu diulek dan saya anggap sudah cukup lembut (aslinya sih belum, tangan capek ngulek). Habis itu manasin minyak goreng di pengorengan, saya sih pake wajan yang sedeng. Minyak secukupnya aja, tapi jangan pelit-pelit. Setelah dirasa minyak sudah cukup panas, ga usah pake disentuh hehehe... Bisa diliat kok tandanya, kaya ada asapnya gitu. Masukin bumbu tadi ke wajan, sambil dibolak-balik bumbunya. Diaduk-aduklah biar g gosong. Oh iya, tambahin tomat secukupnya buat yang suka tomat. Diaduk-aduk sampe bumbu-bumbu keliatan layu atau lembek, habis itu masukin ikan salem yang udah digoreng kering. Tinggal diaduk-aduk sampe bumbunya merata. Habis itu ikan sudah siap santap.
Soal level pedes tergantung selera. Tambahin mentimun, tomat juga kalo memang suka. Dengan nasi anget saat makan, teh manis anget bakal terasa nikmat. Bapak Bondan bilang "maknyus", Benu Bolu bilang "lazis"... Hehehe...
Sekian sharing pengalaman soal memasak ikan laut salem ala belidongblog, semoga bermanfaat.
Jangan lupa kunjungi FansPage Facebook toko online saya "Youshopping" dan "Sandal dan Sepatu Lily"
Terima kasih.
Salam